Entri Populer

Selasa, 05 Mei 2009

Blora Menyimpan Fosil Binatang Laut Berusia 15 Juta Tahun

Senin, 4 Mei 2009 | 23:24 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Alb. Hendriyo Widi Ismanto


BLORA, KOMPAS.com - Pegunungan Kendeng Utara Kabupaten Blora menyimpan fosil binatang laut berusia 15-16 juta tahun lalu. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Blora perlu membuat peratur an daerah yang melindungi kawasan penyimpan air tersebut dari aneka jenis penambangan.

Geolog Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus Dosen Geologi Pusat Pendidikan dan Penelitian Minyak dan Gas Bumi (Pusdiklat Migas) Cepu, Yohannes PK, merekomendasikan hal itu dalam diskusi terbatas di Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora, Senin (4/5). Diskusi itu merupakan pembelajaran bersama kawasan-kawasan di Blora yang mengandung potensi air, migas, dan fosil.

Yohannes mengatakan formasi batuan tertua di Pegunungan Kendeng Utara di Blora terletak di Kali Braholo yang berjarak sekitar 11 kilometer Kota Blora. Formasi kawasan bebatuan yang terbentuk dari sedimentasi laut purba itu berusia 16 juta tahun.

"Para geolog menyebut formasi bebatuan itu sebagai Formasi Tawun. Di dalam bebatuan itu, para geolog menemukan fosil kulit kerang purba, binatang-binatang laut purba yang tinggal di karang-karang, dan bekas rumah-rumah binatang itu," kata dia.

Yohannes menyayangkan sebagian besar kawasan dalam rangkaian Formasi Tawun telah rusak akibat penambangan galian C. K erusakan terparah terjadi di perbukitan di Desa Polaman, Kecamatan Blora, dekat Bong Cina.

Padahal, kawasan itu dapat menjadi laboratorium alam ilmiah sekaligus daerah resapan air. Namun, sekarang ini kawasan itu tinggal potongan-potongan bukit kecil yang tidak berpohon lagi.

Selain Formasi Tawun, Yohannes menambahkan, di Blora terdapat Formasi Bulu yang berusia sekitar 15 juta tahun. Formasi bebatuan itu terletak di Kecamatan Todanan, antara lain di Desa Bentolo, Desa Mangir yang terkenal dengan Gunung Sumlawe, dan Desa Candi.

"Kawasan-kawasan itu kaya akan potensi minyak dan air bawah tanah. Sayangnya, kawasan itu kurang penghijauan," kata dia.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora Adi Purwanto mengatakan pemerintah akan men indaklanjuti rekomendasi itu. Untuk saat ini, fokus perhatian adalah pencarian sumber-sumber air baru.

"Selama ini Blora selalu mengalami kekurangan air setiap musim kemarau. Kami berencana memanfaatkan sumber-sumber air baru yang ada di bawah permukaan tanah untuk mengatasi hal itu. Langkah awalnya adalah pendataan sumber-sumber ait itu dahulu," kata dia.

Diambil dari Kompas.com

sekilas negeri antik

anaknegeri_antik berdiri sejak 12 Desember 2000 di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, yaitu Kota Blora. anaknegeri (UD) menjual berbagai macam barang antik, unik dan kuno. Barang yang kami jual tentunya memiliki nilai sejarah panjang dan memiliki keunikan tersendiri. Bagi kolektor benda antik dan benda kuno silahkan memilih barang-barang yang ada di lapak kami. Kepuasan pembeli/pelanggan lebih kami utamakan.
Jika anda berminat dengan barang yang kami tawarkan Hubungi kami lewat SMS/telp. di 087833224420 atau lewat e-mail bingkai.pangkuan@gmail.com
Suwun..

Pengikut